GKMI

12/9/2022

Simeon dan Hana: Yang Haus Yang Dipuaskan!

Lukas 2:21-40

Ketika saudara merasa haus maka saudara ingin segera minum untuk menghilangkan rasa haus tersebut. Setelah minum saudara akan merasa puas. Rasa haus menandakan fisik saudara membutuhkan sesuatu dalam hal ini air untuk memuaskannya. Bicara tentang rasa haus ternyata hal ini berlaku bukan hanya kebutuhan fisik namun juga kebutuhan rohani.

Alkitab memperkenalkan Hana dan Simeon sebagai orang benar, orang saleh, orang yang sangat merindukan kedatangan Mesias yang membawa keselamatan dan penghiburan bagi bangsa Israel. Kerinduan yang besar tersebut menunjukkan kehausan rohani yang besar. Kehausan rohani ini mendorong mereka untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan cara beribadah, berpuasa, dan berdoa di Bait Allah (2:25-27, 38).

Allah sangat menghargai rasa haus mereka, dan inilah ‘moment of truth’ untuk kedua orang ini. Pertama, Allah memuaskan kehausan rohani mereka dengan mempertemukan mereka dengan bayi Yesus di Bait Allah (2:28, 38). Pertemuan yang wow, fantastic, spektakuler, tak ternilai, sampai-sampai Simeon menyatakan sudah siap mati dalam kepuasan dan kedamaian karena telah bertemu dengan Yesus. Kedua, Allah memakai mereka untuk memberitakan siapa Yesus dan apa yang akan digenapi-Nya kelak. Dengan lantang mereka memperkenalkan Yesus sebagai keselamatan yang berasal dari Allah, terang bagi bangsa-bangsa, dan pembawa kelepasan bagi umat Allah. Bahkan Simeon menubuatkan pelayanan Yesus akan mendatangkan kebangkitan rohani bagi Israel, namun juga perlawanan yang menghancurkan hati ibu-Nya, yakni kematian di kayu salib (2:34-35).

Baik Simeon dan Hana begitu haus rohaninya sehingga mendorong mereka untuk terus mendekatkan diri kepada Allah. Kabar baiknya adalah Allah menjumpai mereka dalam rupa bayi Yesus sehingga kepuasan sejati mereka alami. Bagaimana dengan saudara? Apakah saudara merasa haus, kering, dagaha secara rohani?  Kabar baik buat saudara adalah Kristus menjumpai saudara! Persoalannya kini apakah kepekaaan akan kehadiran-Nya, mendorong saudara untuk menjumpai-Nya melalui saat teduh pribadi, ibadah setiap Minggu, dan sebagainya, sampai kepuasan rohani sejati menjadi bagian yang saudara nikmati?

“Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi.” Yesaya 26:9a.

Amin.


Pembacaan GEMA PL hari ini:

Yoel 1-3


Pokok Doa:

1. Berdoa bagi para Majelis Periode 2023-2025 yang akan dilantik hari minggu, 11 Des 2022. Kiranya mereka dipimpin, diberi hikmat dan kuasa untuk melayani bagi Kristus, bagi Injil dan bagi dunia.

Bagikan