GKMI

11/18/2022

Jangan Lupakan Kebaikan-Nya

Mazmur 105:5-6 - "Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya. hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!"

Di Israel ada sebuah permainan yang bernama dreidel. Dreidel adalah sebuah permainan seperti permainan gasing empat sisi yang dimainkan untuk mengingat mujizat yang Tuhan lakukan pada hari raya Hanukkah (Hari Raya Pentahbisan Bait Allah). Pada keempat sisi dreidel ada huruf-huruf Ibrani: נ (Nun), ג (Gimel), ה (He), ש (Shin), yang merupakan bentuk akronim dari kalimat "Nes Gadol Haya Sham" yang artinya "mujizat besar terjadi di sana". Tradisi ini bermula dari kisah pemberontakan orang Yahudi kepada Kerajaan Seleukia yang menjajah mereka. Setelah Bait Allah diambil alih oleh tentara Yahudi, mereka hendak menyalakan pelita, namun minyak yang tersedia hanya bisa digunakan untuk satu hari. Untuk mendapatkan minyak baru, mereka harus ke Galilea. Jarak tempuh pulang-pergi Yerusalem dan Galilea pada masa itu adalah delapan hari. Mujizat Tuhan pun terjadi. Minyak yang seharusnya hanya dapat bertahan satu hari, ternyata dapat bertahan hingga delapan hari.

Dalam bacaan kita hari ini, pemazmur mengingatkan bangsa Israel akan segala perbuatan dan kebaikan Allah di dalam hidup mereka dimasa lampau (ay. 5-6). Pemazmur juga mengingatkan mereka untuk selalu bersyukur, menaikkan puji-pujian dan mencari Allah senantiasa (ay.1-4). Ada dua hal yang melatarbelakangi pemazmur menuliskan Mazmur 105 ini. Pertama, agar umat Israel tetap percaya bahwa Allah mengasihi mereka dengan kasih yang kekal, lewat ikatan perjanjian kepada nenek moyang mereka (ay. 9-10) dan yang kedua, agar bangsa Israel berketetapan untuk memegang dan mengikuti segala perintah dan pengajaran Allah (ay.45). Ingatlah bahwa kita semua adalah Israel rohani. Yang karena iman percaya kita kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat, kita pun diberikan hak untuk menerima janji-janji Allah atas bangsa Israel. Setiap kita pasti telah banyak mengalami kebaikan dan pertolongan Tuhan dimasa yang lalu. Ada yang pernah disembuhkan dari sakit, keuangannya dipulihkan dan mujizat lainnya yang Tuhan lakukan di dalam hidup kita. Jika Anda mungkin sedang mengalami situasi yang sulit, jangan berkecil hati. Pandanglah kepada Tuhan, ingatlah segala kebaikan-Nya di dalam hidup Anda. Tetap teguh dalam iman percaya Anda dan nantikanlah pertolongan dari Allah. Ingatlah selalu bahwa Tuhan tidak sekali-kali meninggalkan atau melupakan Anda.

Kebanyakan orang cenderung mudah mengingat setiap peristiwa yang menyentuh, berkesan dan berharga dalam hidupnya. Dalam renungan firman Tuhan ini kita diajak untuk mengingat kembali pertolongan Tuhan, dan jangan pernah melupakan kebaikan-Nya. Tujuannya supaya kita dapat menjadi pribadi yang selalu bersyukur. Selain itu, kita juga menyadari bahwa keberadaan kita setiap hari tidak lepas dari pertolongan serta kebaikan Tuhan semata. Ya kebaikan dan pertolongan Tuhan itu bisa berupa kesembuhan, pemulihan, diselamatkan dari bahaya, dan lain sebagainya, tentu kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus pasti banyak pengalaman memperoleh pertolongan-Nya. Di sisi lain, hal itu juga bermanfaat bagi orang lain ketika mereka mendengar kesaksian kita, mereka di kuatkan. Karena itu, marilah kita senantiasa mengingat setiap kebaikan dan pertolongan yang telah Tuhan lakukan untuk kita dan mengucap syukurlah dalam setiap keadaan, Amin.


Pembacaan GEMA PL hari ini:

Yeh 39-40


Pokok Doa:

1. Berdoa bagi anak youth gereja kita dengan segala tantangan dan pergumulan hidup mereka. Kiranya di dalam Kristus mereka dikuatkan dan diberikan hikmat untuk menghadapinya.

Bagikan

Lainnya