GKMI

11/16/2022

Motivasi Dalam Melayani

2 Kor 5:14-15 - "Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka."

Satu hal yang harus selalu kita jaga dalam  melayani Tuhan adalah motivasi kita. Motivasi pelayanan yang berkenan kepada Allah bukan semata-mata supaya diberkati, melainkan dengan rela melayani oleh karena kasih.

Adapun ciri-ciri orang yang melayani Tuhan karena kerelaan dan kasih adalah: tidak memperhitungkan untung-rugi, tidak menonjolkan diri sendiri dan tidak mencari hormat dan pujian dari manusia. Hal ini sangat bertolak belakang dengan orang yang melayani Tuhan karena terpaksa dan memiliki motivasi terselubung. Yaitu cirinya,  selalu menghitung jasa, ingin dihormati dan beroleh pujian dari manusia, ingin diutamakan, tidak mau menanggung rugi, mudah sekali mengeluh dan sangat mudah kecewa. Orang yang melayani Tuhan harus memiliki beban yang sungguh-sungguh untuk melayani.

Seperti Tuhan Yesus melayani  karena hatinya tergerak oleh belas kasihan. "Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala." (Mat 9:36). Sedangkan keberadaan orang percaya di tengah dunia adalah untuk menjadi saksi-Nya "...supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Mat 5:16).

Jadi ladang pelayanan itu sesungguhnya sangat luas, tapi seringkali kita salah dalam memahami arti sebuah pelayanan. Kita beranggapan bahwa melayani Tuhan berarti harus menjadi pengkhotbah, Worship Leader atau pelayanan-peyanan mimbar lainnya. Banyak orang menjadi kecewa karena tidak “mendapat” kesempatan untuk melakukan pelayanan-pelayanan tersebut. Padahal pelayanan utama kita adalah mewartakan Kristus, kasih-Nya dan anugerah-Nya di tengah dunia yang gelap ini.  Tuhan ingin agar kita mewartakan Kristus melalui sikap dan tindakan kita sehari-hari, di mana pun kita berada dan kapan saja, sesuai dengan profesi kita masing-masing. Seperti Kristus berkata dalam Yoh 4:34, "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya." Amin.


Pembacaan GEMA PL hari ini:

Yeh 33-34


Pokok Doa:

1. Berdoa bagi KTT G20 di Bali kiranya menghasilkan keputusan terbaik sebagai upaya perdamaian dunia serta pemecahan masalah ekonomi, energi dunia.

Bagikan

Lainnya