GKMI

1/17/2023

Berakar Kuat di dalam Tuhan

“Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.” (Kol 2:6-7)

Akar merupakan bagian dari tanaman yang sangat penting. Sekalipun akar pada umumnya tidak terlihat karena berada di dalam tanah, tapi akar memiliki peran yang sangat menentukan. Hanya pohon yang memiliki akar yang tertanam dalam dan kuat di tanah, maka pohon itu bisa tumbuh tinggi, dan dapat menghadapi terpaan angin yang kuat. Hanya jika akarnya sehat, dan dapat menyerap sari makanan dari dalam tanah, maka pohon itu bisa hidup, tumbuh, dan menghasilkan buah pada waktunya.

Analogi serupa dipakai Rasul Paulus untuk menggambarkan pentingnya bagi umat Kristen di Kolose untuk tetap berpegang pada ajaran dari Kristus. Sebab, di sekitar mereka pada waktu itu telah berkembang berbagai pengajaran yang berbeda dengan ajaran Kristus, yang berpotensi akan menjauhkan mereka dari kebenaran Kristus yang telah diajarkan oleh Paulus. Karena itu, untuk dapat berdiri teguh, maka jemaat itu haruslah mengakar pada ajaran Kristus sebagai sumber kekuatan mereka. Ajaran Kristuslah yang akan memberi pertumbuhan bagi rohani manusia, sehingga dapat bertumbuh dan berbuah dengan baik. Dan ajaran Kristus juga yang akan memampukan mereka tetap berdiri teguh dalam iman.

Untuk dapat berakar dalam Tuhan kita perlu senantiasa untuk merenungkan Firman, menyimpan dalam hati serta melakukannya. Hidup kita perlu di bangun di atas dasar Firman Tuhan, supaya kita simpan,dan akhirnya dapat berakar dalam hidup kita. Ketika firman itu berakar maka hidup kita dapat menjadi kuat serta berbuah di dalam Dia. Matius 7:24-25 menuliskan hanya mereka yang menyimpan firman, serta melakukannya yang dapat bertahan saat menghadapi persoalan. Sebab itu kita harus menghidupi setiap Firman yang Tuhan berikan agar kita  tetap dapat berdiri kokoh sekalipun ada goncangan.

Untuk seseorang dapat senantiasa berakar kuat di dalam Kristus juga dibutuhkan ketekunan. Hanya dengan ketekunanlah seseorang akan terus berakar di dalam Kristus, bersekutu dengan-Nya seumur hidupnya. Ia mendisiplinkan dirinya, menetapkan prioritas hidupnya dan mengatur waktunya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang mengarahkan hati dan pikirannya kepada Kristus. Marilah kita tetap setia di dalam menjalaninya oleh kuasa Allah yang bekerja di dalam seluruh proses ini, pada akhirnya kita akan semakin mengalami keserupaan dengan Kristus. Amin.


Pembacaan GEMA hari ini:

Mat. 12:1-21


Pokok Doa:

1. Doakan untuk PIPKA kiranya segala kebutuhan operasional setiap bulannya dicukupkan.

Bagikan

Lainnya