GKMI
search

3/17/2025

Menggunting Kuku

Filipi 2:4 "… dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga."

Salah satu syarat yang harus dipatuhi oleh setiap pianis (pemain piano) adalah tidak boleh memelihara atau memanjangkan kuku jari tangan karena teknik menekan tuts yang benar adalah menggunakan ujung jari kita. Membiarkan kuku sampai panjang akan menyulitkan permainan kita dan pada akhirnya akan menggores / merusak tuts piano itu. Nah, karena kuku jari kita terus bertumbuh, kita perlu mengguntingnya secara berkala.

Berbicara tentang menggunting kuku, setiap kali kuku kaki & tangan saya sudah waktunya digunting, saya tidak akan melakukannya sendiri. Saya akan meminta isteri untuk melakukannya. Mengapa? Bukan karena saya tidak bisa melakukan sendiri atau minta dilayani, namun bagi isteri saya menggunting kuku adalah sebuah kenikmatan. Pekerjaan yang bagi sebagian orang dianggap gak penting, beban atau membosankan, baginya adalah kesukaan sehingga terkadang dia bertanya, “Sudah gunting kuku? Kalo belum saya guntingin.” Karenanya menjaga kebersihan kuku is a must supaya ketika saya memintanya menggunting kuku, dia akan melakukannya dengan senang hati. Hanya jangan sampai ya, karena anda tahu hal ini lalu ramai-ramai request digunting kukunya atau mengusulkan Anugerah membuka klinik menicure / pedicure!

Salah satu wujud mengasihi dan kerendahan hati adalah memberi perhatian terhadap hal-hal yang disukai ataupun tidak disukai oleh orang yang berelasi dengan kita, meskipun nampak aneh atau gak penting. Karena saya mengasihi isteri saya, meskipun menggunting kuku adalah urusan sepele yang bisa dilakukan dengan mudah, saya akan memilih tidak melakukannya. Kasih tidak memikirkan kepentingan sendiri, namun kepentingan orang lain juga. Memberi ruang dan kesempatan untuk seseorang mengekspresikan kasihnya kepada kita juga adalah wujud penghargaan kita kepadanya sehingga diapun merasakan kasih Tuhan melalui diri kita.

Bukankah sebagai murid Kristus, pertanyaan yang perlu kita ajukan kepada diri hari demi hari adalah, “Apakah hal ini menyenangkan hati Tuhan atau tidak?” Jika jawabnya “Ya”, tentu saya akan memperhatikan, memprioritaskan, dan berusaha mewujudkannya karena saya mengasihi Dia. Jika “tidak,” saya tidak akan melakukannya. Tuhan senang ketika kita rajin belajar / bekerja, jujur dalam perkataan, mengelola keuangan dengan cermat, menjadi pendengar yang baik, menjadi sahabat yang hadir, dan banyak hal lainnya. Meskipun kita tidak bisa memenuhi ekspektasi semua orang, setidaknya sediakan diri kita utk memikirkan hal-hal apa saja yang Tuhan sukai atau tidak sukai, dan berjuanglah untuk menghidupinya hari demi hari. Amin.


Pembacaan GEMA hari ini:

Lukas 2:36-52


Pokok Doa:

1. Doakan bagi anak-anak peserta kelas PAS (Pasti Anda Selamat) kiranya mereka dibuat kagum dan paham akan keindahan firman Tuhan dan Injil bagi dasar kehidupan iman mereka.

Bagikan

Lainnya

Subscribe ke Renungan Harian GKMI Anugerah

Dapatkan panduan pertumbuhan iman harian dari GKMI Anugerah di WhatsApp Anda.